Jumat, April 24, 2009

PERBEDAAN OTAK PRIA DAN WANITA

Oleh : Suroso
Dari berbagai sumber.

Manusia adalah makhluk yang paling unik, yang diciptakan Tuhan. Keunikan ini tergambar bahkan terwujud dalam perbedaan gerak langkah tiap-tiap orang. Perbedaan langkah ini ternyata bersumber pada Hard Disc internalnya yaitu Otak.

Lebih unik lagi ternyata antara otak wanita dan pria memiliki dimensi yang tidak sama, yang mengakibatkan perbedaan cara bertindak dan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan.

Perbedaan dalam memproses informasi

Otak pria sangat tersistematis, dengan kemampuan yang tinggi untuk mengelompokkan segala sesuatu, kemampuan yang rendah untuk multitasking, kemampuan yang tinggi untuk mengontrol emosi, orientasi hubungan (relasional) yang rendah, orientasi kerja yang tinggi, kemampuan yang tinggi untuk “mengasingkan diri”, kecenderungan untuk bertindak lebih dulu baru berpikir kemudian jika mengalami stress, respon yang agresif terhadap resiko, dan kecenderungan untuk berkompetisi dengan para pria lain.

Otak wanita mempunyai tingkat empati yang tinggi, kemampuan yang rendah untuk menggolong-golongkan, kemampuan yang tinggi untuk multitasking, kemampuan yang rendah untuk mengontrol emosi, mempunyai orientasi hubungan (relasional), orientasi kerja yang rendah, kemampuan yang rendah untuk “mengasingkan diri”, kecenderungan untuk berpikir dan merasa terlebih dahulu sebelum bertindak dalam meresponi stress, respon yang berhati-hati terhadap resiko, dan kecenderungan untuk bekerja sama dengan para wanita lain.

Perbedaan cara berkomunikasi

Sementara percakapan para pria biasanya cenderung berfokus pada fakta-fakta, percakapan wanita cenderung menekankan pada perasaan di balik fakta-fakta. Para pria mengatasi masalah paling baik dengan memikirkan satu masalah pada satu waktu, biasanya dengan berpikir sendiri. Namun wanita secara umum perlu membicarakan masalah mereka dengan orang lain untuk memproses pikiran mereka. Pria mendekati suatu situasi dengan keinginan kuat untuk membuat keputusan dan mengambil tindakan, sementara wanita kadang hanya ingin membicarakan bagaimana perasaan mereka tentang situasi yang sama.

Pria cenderung berbicara secara langsung dan menggunakan kata-kata literal atau harafiah, dan wanita cenderung berbicara secara tidak langsung. Jadi para istri, berikan suami anda waktu dan ruang yang dia butuhkan untuk memikirkan beberapa isu sendiri, lalu bekerjasamalah dengannya untuk menemukan solusi yang bisa dilakukan oleh anda berdua, dan berbicaralah dengannya secara langsung dengan cara yang bisa dia mengerti secara jelas. Para suami, dengarkanlah istri anda ketika mereka membagi pemikiran dan perasaan mereka tentang hal-hal yang anda hadapi, dan tanyakanlah beberapa pertanyaan untuk mengklarifikasi makna dari apa yang mereka katakan.

Pendekatan terhadap seks

Pria cenderung mempunyai orientasi fisik, sementara wanita cenderung mempunyai orientasi hubungan (relasional). Pria biasanya terangsang dengan bentuk dan penglihatan mereka, sementara wanita biasanya terangsang dengan perasaan, bau, sentuhan, dan kata-kata. Pria sering menginginkan seks kapanpun dan dimanapun, sementara wanita biasanya menginginkan seks lebih jarang. Para pria biasanya mempunyai respon seksual yang cepat dan sulit terganggu pada saat berhubungan seks, sementara wanita mempunyai respon seksual yang lebih lambat dan lebih mudah terganggu saat berhubungan.

Perbedaan “menaklukkan” atau “memelihara”

Pria sangat dimotivasi oleh tindakan “menaklukkan”, mereka cenderung mendefinisikan diri mereka berdasarkan kesuksesan kerja dan pencapaian-pencapaan mereka. Wanita dimotivasi oleh tindakan “memelihara”, mereka cenderung mendefinisikan diri mereka berdasarkan orang-orang yang mereka pedulikan. Jadi para suami, sadarilah bahwa istri anda mempunyai keinginan kuat untuk memelihara anda. Para istri, sadarilah bahwa suami anda mempunyai keinginan kuat untuk sukses dalam segala sasaran mereka, dan mereka ingin anda mengagumi serta menghargai usaha-usaha mereka.

Saling menyediakan

Pria diciptakan untuk menyediakan (terutama) secara finansial kepada keluarganya, sementara wanita diciptakan untuk menyediakan rasa aman secara emosional dan rumah yang damai. Para suami perlu mengetahui bahwa istri mereka melakukan yang terbaik untuk menampilkan suasana rumah yang teratur dan nyaman sementara mereka juga memberi kontribusi finansial untuk keluarga, dan para istri perlu mengetahui bahwa suami mereka melakukan yang terbaik untuk menjadi penyedia secara finansial terhadap kebutuhan keluarga selain juga membantu dengan pekerjaan rumah tangga. Suami dan istri sama-sama memerlukan rasa aman secara emosional dan mengetahui bahwa pasangan mereka benar-benar mencintai mereka dan anak-anak mereka.

Mengerti tentang rasa hormat dan cinta

Pria memerlukan rasa hormat dan kekaguman dari istri mereka untuk segala usaha dan pencapaian mereka, mereka juga perlu mengetahui ketertarikan istri mereka terhadap pekerjaan dan hobi mereka. Wanita memerlukan ekspresi cinta yang sering dari suaminya melalui kata-kata dan perbuatan. Para suami ingin istri mereka menghormati pertimbangan dan kemampuan mereka, dan mereka ingin istri mereka menghormati mereka baik di depan umum ataupun secara pribadi. Para istri ingin suami mereka mencintai mereka dengan memperhatikan mereka, memeluk mereka, membantu mereka dengan anak-anak dan pekerjaan rumah tangga, dan mengatakan pada mereka bahwa mereka cantik.

Kebutuhan melayani dan dilayani

Putuskan untuk memenuhi kebutuhan pasangan anda tanpa meminta dia untuk membalas dengan memenuhi kebutuhan anda, dan lakukan pengorbanan-pengorbanan yang dibutuhkan. Dengan menjaga fokus anda untuk melayani daripada keinginan anda untuk dilayani, anda akan meningkatkan kualitas hubungan pernikahan anda, dan menginspirasi pasangan anda untuk melayani anda. Dalam prosesnya, anda berdua akan menemukan bahwa anda dan pasangan lebih kuat dan lebih efektif jika bersama daripada jika terpisah.

0 komentar:

 
KOMPAK@90 - © 2007 Template feito por Templates para Você